Selasa, 17 Juni 2014

PENGENALAN E-MAIL


Pengertian email
Email merupakan singkatan dari Electronic Mail yang artinya surat elektronik. Secara harfiah, email dapat didefenisikan sebagai metode pengiriman, penerimaan, dan penyimpanan pesan melalui sistem komunikasi elektronik berupa internet. Dari pengertian email tersebut, jelas bahwa email mulai dari ditulis, dikirim, diterima, sampai dengan dibaca dilakukan secara elektronis. Email adalah surat elektronik yang dikirim dengan menggunakan internet,seperti layaknya surat biasa email dapat ditujukan ke perorangan dan kelompok. Email bisa menjangkau seluruh dunia dengan karena didukung jaringan global. Dengan email maka surat menyurat dapat dilakukan dengan cepat tanpa harus menunggu tukang pos datang mengirimkan surat. Pengirim email ke seluruh dunia tidak dibedakan biayanya baik jarak dekat atau jauh semuanya sama.
Agar email bisa bekerja dibutuhkan SMTP (Simple Mai transfer protocol) yang berfungsi untuk mengirimkan email melalui internet. Secara sederhana cara kerja email dapat dijelaskan sebagai berikut:
  • Email dibuat atau ditulis menggunakan MUA (Mail user agent) dikenal sebagai email client.
  • Proses pengiriman email tersebut ditangani oleh MTA (mail transfer agent) atau disebut pula dengan mail server.
Email juga membutuhkan alamat agar pesan bisa sampai ke tujuan. Contoh alamat email misalnya zakapedia@gmail.com. Alamat email tersebut terdiri dari dua komponen yakni identitas dan domain atau provider. Komponen identitas direpresentasikan oleh zakapedia, sedangkan komponen domain atau provider direpresentasikan oleh gmail.com. Keberadaan email memberikan terobosan baru dalam system komunikasi memiliki keunggulan sekaligus kelemahan. 
Keunggulan dari email dapat dijabarkan sebagai berikut:
  • Proses cepat mulai dari penulisan atau pengetikan email sampai dengan pengiriman email hanya membutuhkan beberapa menit.
  • Caranya mudah karena hanya cukup mengetikkan pesan yang ingin disampaikan dalam komputer.
  • Email dapat dikirim secara massa ke beberapa orang sekaligus.
  • Dapat mengirimkan file atau dokumen sebagai lampiran email.
  • Email dapat dibuat dimana dan kapan saja selama ada koneksi dengan internet baik menggunakan komputer maupun ponsel.
  • Ditinjau dari sisi biaya, email lebih ekonomis.
Kelemahan dari email di antaranya adalah:
  • Harus selalu online atau terhubung ke internet untuk membuat dan mengirimkan email.
  • Harus selalu ingat username dan password account email.
  • Berpotensi untuk penyebaran virus dan spyware.
Untuk bisa mengirimkan dan menerima email, Anda harus memiliki sebuah account email terlebih dahulu. Account email ini nantinya sekaligus mencakup alamat emal yang bisa Anda gunakan untuk mengirimkan pesan kepada orang lain secara elektronis. Sebelum Anda membuat account email, perlu Anda ketahui bahwa terdapat banyak provider yang menyediakan layanan email sepertiYahoo, Gmail, Hotmail (windows live), dan lain sebagainya.


Sumber:  http://www.pengertianahli.com/2013/10/pengertian-email-electronic-mail.html












Sejarah email
            Sejarah email-pengertian email adalah sebuah media di masa kini untuk berkirim pesan secara lebih cepat. Walaupun fungsi utamaya adalah untuk berkirim pesan namun email sekarang ini juga telah memiliki berbagai fungsi yang lebih kompleks dan lengkap. Diantaranya adalah untuk berkorespondensi, saling mengirim surat, gambar, data dan sebagainya. Segala data yang dikirim melalui email bisa sampai kepada si penerima bahkan hanya dalam hitungan kurang dari 1 detik. Hal ini terjadi karena email menggunakan fasilitas jaringan internet.
            Pengertian email adalah sebuah kata yang merupakan singkatan dari “Elektronik Mail” atau “Surat Elektronik” atau biasa disebut juga dengan “Surel”. Jadi bisa dikatakan pengertian email yaitu sebuah metode bertukar pesan secara digital dari pengirim pesan kepada satu atau banyak penerima pesan. Email modern beroperasi melalui jaringan internet atau jaringan computer lainnya.
Beberapa istilah dalam pengertian email
            Dalam pengertian email, ada beberapa istilah atau ejaan dari kata email itu sendiri yang mungkin dalam sejarah email sempat menjadi perdebatan mengenai penggunaanya, diantaranya :
    1. e-mail – ini adalah bentuk yang paling umum yang sering ditemui diberbagai media cetak.
    2. Email – bentuk kata ini yang paling umum digunakan secara online.
    3. mail – adalah bentuk resmi yang digunakan dalam RFC
    4. eMail – (dengan huruf M besar) adalah istilah yang umum dipakai diantara pengguna ARPANET dan pengembang awal Unix, CMS, AppleLink, eWorld, AOL, jin dan Hotmail.
    5. EMail – ini adalah bentuk tradisional yang telah digunakan dalam RFC.
    6. E-mail – istilah ini kadang-kadang juga untuk lebih menegaskan huruf E yang berarti Electronic, misalnya pada kata E-learning atau E-commerce.

Sumber: http://kumpulansejarah1001.blogspot.com/2013/11/pengertian-sejarah-email.
Berkomunikasi dengan e-mail
          E-mail sebagai alat komunikasi juga mempunyai etika-etika yang hendaknya dijalankan agar komunikasi yang dilakukan berjalan dengan baik. Komunikasi yang tidak disertai dengan etika akan menyebabkan tujuan komunikasi tidak sampai. Beberapa tips mengenai etika dalam berkomunikasi e-mail sebagai berikut :
1.      Gunakan subject (judul) e-mail yang sesuai
2.      Langsung ke pokok pembahasan
3.      Jawablah semua pertanyaan
4.      Tidak berteriak
5.      Gunakan BCC (Blind Courtesy Copy) dan CC (Courtesy Copy) dengan tepat
6.      Tidak melakukan reply all ke group e-mail (Distribution List)
7.      Beritahu jika mengirimkan lampiran (attachment) berukuran besar
8.      Tidak meneruskan e-mail berantai, serta hindari e-mail flaming, jank, hoac dan sara
9.      Berhati-hatilah dengan gurauan
10.  Sebelum dikirim baca ulang

I.                   Program Email


Program komputer yang digunakan untuk mengirim dan menerima email sangat banyak pilihannya. Barangkali bisa diusahakan suatu pembahasan umum yang mencakup hal-hal mendasar yang dimiliki oleh setiap email clients tersebut, akan tetapi jauh lebih baik bila kita merujuk pada satu email client tertentu supaya kita bisa punya orientasi yang sama. Oleh karena itu dari awal saya ingin menetapkan bahwa program email yang akan dirujuk di sini adalah Outlook Express buatan Microsoft. Mulai dari versi 3, 4.1, 5.0, dan 5.1 email client yang populer ini memiliki prinsip penggunaan dasar yang sama.

Sebagai catatan, dari berbagai forum diskusi / milis mengenai komputer serta informasi yang tersebar di Internet diperoleh informasi bahwa Outlook Express ternyata sering menunjukkan error bug bila program ini digunakan untuk multiple account dan menerima email dalam jumlah banyak. Akan tetapi bila penggunaannya hanya single account, email client ini cukup stabil. Memang harus diakui bahwa tidak ada program komputer yang sempurna. Oleh karena itu patut pula dipertimbangan email clients alternatif seperti Eudora Pro, Eudora Light, Becky, Calypso, QuickMail Pro, The Bat!, dan lain-lain. Masing-masing program memiliki kelebihan sendiri-sendiri dengan fitur yang berbeda-beda. Semuanya dapat dicari dan diambil secara gratis di Internet melalui alamat seperti, www.download.com  atau  http://tucows.cyberway.com.sg


II.                Cara Kerja Email


Sama halnya dengan surat biasa (snail mail) yang harus melewati beberapa kantor pos sebelum sampai ke tujuannya, begitu dikirimkan oleh seseorang melalui komputer yang tersambung ke internet sebuah email masuk ke beberapa komputer lain di sepanjang jaringan internet. Komputer-komputer itu disebut dengan email server. Ketika email tersebut sampai ke server yang menjadi tujuan (seperti yang ditunjuk pada alamat email - kepada siapa kita menulis email) email tersebut disimpan pada sebuah emailbox. Si pemilik alamat email baru bisa mendapatkan email itu kalau yang bersangkutan mengecek emailbox-nya. Jadi, tidak benar kalau dibayangkan bahwa untuk bisa menerima email kita harus terhubung terus menerus dengan internet.

Untuk bisa menerima email kita mesti memiliki sebuah account pada suatu email server, yang tentu berada pada sebuah ISP (Internet Service Provider). Ini sama dengan bila kita memiliki alamat rumah kita. Hanya bedanya, bila pada snail mail kita hanya bisa menerima surat manakala kita berada di alamat kita, sedangkan pada email, kita  bisa menerimanya  di mana  saja kita berada. Misalnya saya bisa mengecek email-email yang datang ke alamat email saya tomita@bdg.centrin.net.id - yang normal-nya saya buka di Bandung, ketika saya sedang  berada  di  Bali atau di Amerika sekalipun. Bagaimana hal ini bisa dijelaskan ?

Hal itu bisa dilakukan karena bila kita bisa mengkontak sebuah email server di mana kita punya account email, maka kita bisa mengambil / men-download semua email yang ditujukan kepada alamat email yang kita miliki. Untuk itu kita mesti memperhatikan protokol penerimaan dan pengiriman email. Protokol di sini maksudnya adalah sebuah prosedur standard untuk mengatur transmisi data di antara komputer-komputer. Untuk pengiriman, protokolnya adalah SMTP, singkatan dari Simple Mail Transfer Protocol; untuk penerimaan, protokolnya adalah POP singkatan dari Post Office Protocol. Setiap email server memiliki SMTP dan POP yang berbeda-beda.

Bila kita bisa menguasai cara mengontak SMTP dan POP dari lokasi yang berbeda, sebenarnya ini bisa mengatasi masalah kepemilikan komputer dan koneksi internet. Bila kita tidak memiliki sendiri komputer dan koneksi ke internet, kita masih bisa men-download email yang ditujukan kepada alamat email kita. Alternatif untuk itu misalnya (1) menggunakan email client yang mampu menangani lebih dari satu account (multiple account) -  bisa saja kita nebeng komputer teman atau komputer kampus; atau (2) men-download email di cybercafe atau rental-rental komputer yang kini bertebaran di mana-mana.


III.             Anatomi Alamat Email

Bilamana kita membaca alamat sebuah snail mail, kita bisa membayangkan seberapa jauh lokasi si pengirim surat dari kita. Pertanyaannya adalah, apa yang bisa kita pahami dari sebuah alamat email ?

Alamat email terdiri dari dua bagian yang dipisahkan dengan tanda axon / @. Misalnya alamat :

Di sebelah kiri @ disebut user name (tomita), yang menunjuk pada identitas si pemilik alamat email. User name bisa merupakan nama si pemilik, singkatan nama, nickname,  nomor, atau apapun juga. User name juga menjadi nama bagi emailbox yang dimiliki seseorang di sebuah mail server.

Di sebelah kanan @ (bdg.centrin.net.id) disebut domain name, yang menunjukkan identitas mail server di mana seorang user memiliki emailbox. Domain name biasanya menunjukkan nama perusahaan atau organisasi pemilik sebuah account. Misalnya :
        
         liputan6@sctv.co.id (crew acara Liputan6 di SCTV)
ylbhi@ylbhi.org (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia)
kompas@kompas.com (Surat Kabar Harian Kompas)

   Selain itu, dari bagian paling belakang dari sebuah email kita bisa memperoleh beberapa dugaan mengenai pemiliknya.

·         .com, biasanya ini dimiliki oleh perusahaan komersial atau usaha bisnis lainnya,
·         .edu, biasanya menunjukkan bahwa pemiliknya adalah sebuah universitas atau institusi pendidikan, seperti humas@maranatha.edu
·         .gov, dimiliki oleh instansi pemerintah,
·         .mil, dimiliki instansi militer,
Bagi email server yang letaknya di luar Amerika, seringkali alamat emailnya diberi identitas sesuai nama negaranya. Sebagai contoh id (Indonesia), au (Australia), uk (United Kingdom), ca (Canada), nz (New Zaeland), dan sebagainya.




IV.             Jenis Email


a.      Dari Mekanismenya
Dalam perkembangannya, email ternyata tidak hanya seperti yang dideskripsikan pada bagian II. Lebih detil, dari mekanisme pengiriman dan penerimaannya terdapat beberapa jenis sebagai berikut :

·   POP Email
Email jenis ini adalah persis seperti yang telah dijelaskan pada bagian II di atas. POP singkatan dari Post Office Protocol. Jadi, jalan yang dilalui sebuah email mirip dengan yang dialami oleh sebuah snail mail, yang mesti melewati beberapa kantor pos perantara sebelum akhirnya sampai ke tujuan. Akan halnya dengan email, sebuah email akan melewati beberapa komputer yang berperan sebagai router atau email server, sebelum akhirnya tiba pada email server yang ada pada ISP di mana alamat email kita terdaftar.

·   Web-based Email / email gratis
Web-based Email, atau email berbasis web dikembangkan dengan tujuan untuk memberikan jasa email kepada orang yang memiliki akses internet, tetapi tidak memiliki account email sendiri, atau yang dimiliki bukan akses ke email server, tapi ke sebuah web server.
Jadi, orang yang akan mengirimkan email pertama-tama harus mengikuti prosedur untuk membuat sebuah account email yang pada umumnya disediakan secara gratis. Setelah selesai kita akan memiliki sebuah account email dengan user name yang telah kita tentukan dan domain name yang sudah ditetapkan oleh si pemberi jasa email gratis ini, termasuk dengan password.
Bila kita akan menulis sebuah email, email tersebut tidak ditulis pada email client yang konvensional tapi pada sebuah kolom / halaman khusus yang disediakan untuk itu. Pada kolom / halaman tersebut sudah lengkap tersedua bagian-bagian yang bisa diklik, untuk mengirimkan, menyimpan, dan sebagainya.
Bila kita akan mengecek apakah ada email yang ditujukan untuk kita maka kita akan harus masuk ke bagian inbox yang tentu disediakan di halaman tertentu di website yang memberikan jasa email semacam ini.
Sekali lagi, semuanya tidak menggunakan email client, seperti yang saya tulisakan di atas, tapi fasilitas yang dibuat khusus pada sebuah website. Contoh untuk ini banyak sekali, seperti hotmail.com, yahoo.com, mailexcite.com, astaga.com, dan sebagainya.
    
·   Email Forwarder
Email Forwarder adalah sebuah fasilitas yang dulu banyak tersedia secara gratis, tapi kini sudah banyak yang komersial, dalam arti menuntut kita untuk membayar sejumlah uang tertentu.
Pengertian email forwarder adalah sebuah cara untuk membuat alias dari alamat email kita yang sebenarnya. Sebagai contoh, alamat email saya yang sebenarnya adalah tomita@bdg.centrin.net.id, akan tetapi saya masih bisa menerima email dari manapun juga yang dialamatkan ke agnolia@bigfoot.com pada inbox untuk alamat email saya yang asli. Dalam hal ini agnolia@bigfoot.com adalah sebuah email forwarder, karena semua email yang ditujukan kepada alamat itu akan diteruskan lagi ke alamat yang sebenarnya (tomita@bdg.centrin.net.id).
Orang menggunakan email forwarder dengan berbagai macam alasan. Mungkin alamat email yang sebenarnya dirasakan terlalu jelas menunjukkan identitas seseorang, seperti ISP yang digunakan, atau negara asal pengirim. Alasan lain boleh jadi adalah bila seseorang ingin anonim dalam sebuah forum diskusi tertentu, atau mungkin menggunakan sebuah email forwarder dan dengan identitas yang sama sekali lain. Ada pula yang menggunakan email forwarder untuk menghindari kemungkinan menerima spamming (lihat bagian Email Abuse di bagian VII).

b.      Dari Segi Format Isi

Pengertian format isi di sini adalah bagaimana penampakan visual sebuah pesan email. Ada dua macam yaitu :

·   Plain Text
Dengan plain text, dimaksudkan bahwa tulisan yang kita ketikkan hanya berupa data dalam format ASCII (American Standard Code for Information Interchange). Tulisan yang disajikan dalam format plain text sama sekali tidak memungkinkan kita untuk membuat modifikasi pada tampilan visualnya, seperti membuat tebal, atau membuat miring sebuah teks, mengganti warna, ukuran huruf, latar belakang, atau membubuhkan hiasan-hiasan tertentu.

·   HTML
HTML singkatan dari HyperText Mark-up Language, yaitu sebuah bahasa standard yang digunakan untuk menampilkan / mengatur penampilan materi-materi informasi di internet. Email yang ditulis dengan menggunakan format HTML akan memungkinkan isinya disusun secara variatif, mulai dari pengaturan huruf, warna, lay out, sampai peletakan gambar.
                 
Seringkali bila kita mengirim email ke sebuah forum diskusi / milis ada himbauan untuk hanya mengirimkan email dalam format plain text saja. Hal ini disebabkan biasanya email dalam format HTML memiliki ukuran yang lebih besar dari yang berformat plain text. Alasan lain adalah karena tidak semua orang dalam sebuah milis menggunakan email client yang bisa menampilkan HTML, sehingga ketika sebuah email HTML dibuka, isinya hanya serangkaian kode-kode yang tidak bisa dipahami sama sekali. Sebenarnya hampir semua email client dewasa ini sudah mendukung format HTML, sehingga kini jarang ditemui keluhan seseorang yang tidak bisa membaca sebuah email, hanya karena email yang dibacanya itu dibuat dalam format HTML. Banyak orang yang memang tidak peduli apakah plain text atau HTML, tapi pertanyaannya ; bila dengan format yang sederhana saja sudah bisa menyampaikan pesan, mengapa mesti dengan HTML ?

TIK Dalam Pembelajaran



TIK DALAM PEMBELAJARAN

·         1. Kompetensi yang Diharapkan Mampu memanfaatkan Teknologi Informasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
·         2. Ruang Lingkup Materi •
 Penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan • Pengertian Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran • Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran • Fungsi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran
·         3. Langkah-langkah Pembelajaran (1/3)In-Service Learning 1 (IN-1) 4 jam@45 menit• Aktivitas individual :
 1. membaca materi, 2. merangkum dan menyimpulkan, 3. melakukan refleksi, dan 4. menyusun rencana tindak lanjut.• Aktivitas kelompok : 1. diskusi, 2. latihan/ tugas, dan 3. studi kasus setiap kegiatan pembelajaran.
·         4. Langkah-Langkah Pembelajaran (2/3) On-The-Job Learning (OJL) 5 jam@45 menit:
A. Mengidentifikasi TIK dalam Pembelajaran di sekolah tempat magang (sekolah sendiri dan sekolah lain yang ditunjuk oleh dinas pendidikan) serta pengelolaannya;
 B. Mencocokkan dengan standar yang berlaku;
 C. Mengidentifikasi kendala dan permasalahan yang ada;
 D. Membuat simpulan (dan merekomendasikan solusi bila mungkin);
 E. Melakukan refleksi, dan 6. Membuat laporan tertulis untuk diplenokan pada saat In-Service Learning 2 (IN-2).
·         5. Langkah-Langkah Pembelajaran (2/3) UJIPENDAHULUAN PENGETAHUAN PEMBAHASA10 Menit AWAL 15 Menit N MATERI KBPerkenalan & Masing-masing 1 PENUGASANOrientasi peserta menjawab 20 menit KB 1Penjelasan pertanyaan Mengenal 30 menitTujuan mengenai TIK DalamPembelajaran pengetahuan TIK Pembelajaran dan Evaluasi Diri PEMBAHASA PENUGASAN N MATERI Evaluasi, KB 2 50 menit KB 2 35LAPOR MELAKS Reflek, & Diskusi, menitAN ANAKAN Rencana Presentasi MODELHASIL OJL Tindak Kelompok dan PENGEMBAOJL 5 JAM OJL 20 Kesimpulan NGAN TIK menit KB 2 DALAM PENDIDIKAN
·         6. Apersepsi
·         7. Uji Pengetahuan Awal
 A. Apa yang anda ketahui tentang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
 B. Jelaskan yang disebut dengan Paket Aplikasi Sekolah (PAS)
 C. Jelaskan Manfaat TIK dalam Manajemen Sekolah • Manfaat bagi Pemerintah • Manfaat bagi Sekolah: • Manfaat bagi Guru: • Manfaat bagi orang tua • Manfaat bagi siswa: • Manfaat bagi komite sekolah:
·         8. Kegiatan Pembelajaran 1 Mengenal TIK dalam PembelajaranPengaruh TIK dalam pendidikan secara global:
a. Teknologi yang berkembang menyediakan kesempatan yang sangat besar untuk mengembangkan manajemen pendidikan dan proses pembelajaran di sekolah
b. Hasil belajar siswa yang spesifik dapat diidentifikasi dengan pemanfaatan teknologi baru tersebut
c. TIK memiliki potensi yang sangat besar untuk mentransformasikan seluruh aspek di dalam pendidikan di sekolah dan memanfaatkannya untuk mencapai tujuan-tujuan pembelajaran.
·         9. Kegiatan Pembelajaran 2Model Pengembangan TIK Dalam Pendidikan
 Pengertian TIKTeknologi Informasi meliputi proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.Teknologi Komunikasi mencakup penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentrasfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.Penguasaan TIK berarti kemampuan memahami dan menggunakan alat TIK secara umum termasuk komputer(Computerliterate) dan memahami informasi (Information literate).
·         10. Model Pengembangan TIK dalam Pendidikan• Teemu Leinonen (2005)
·         11. Renstra Depdiknas 2005-2009, Program Pengembangan TIK Bidang Pendidikan 1. Tahap Pertama
 a. Merancang sistem jaringan yang mencakup jaringan internet, yang menghubungkan sekolah-sekolah dengan pusat data dan aplikasi, serta jaringan internet sebagai sarana dan media komunikasi dan informasi di sekolah,
 b. Merancang dan membuat aplikasi database,
 c. Merancang dan membuat aplikasi manajemen untuk pengelolaan pendidikan di pusat, daerah, dan sekolah, dan
 d. Merancang dan membuat aplikasi pembelajaran berbasis web, multimedia, dan interaktif.
·         12. Renstra Depdiknas 2005-2009, Program Pengembangan TIK Bidang Pendidikan 2. Tahap kedua
 a. Melakukan implementasi sistem pada sekolah-sekolah di Indonesia yang meliputi pengadaan sarana/prasarana TIK dan pelatihan tenaga pelaksana dan guru, dan
 b. Merancang dan membuat aplikasi pembelajaran.
c. Tahap ketiga dan keempat adalah tahap memperluas implementasi sistem di sekolah-sekolah.
17. Tahapan Penggunaan TIK
a. Menemukan/mengenali (discovering),
b. Belajar bagaimana (learning how),
c. Mengerti bagaimana dan kapan (understanding how and when), dan 4. Menjadi ahli (specializing) dalam penggunaan perangkat TIK.